Selasa, 14 Januari 2014

Ternak Unggas

Ternak Unggas

TERNAK AYAM (Gallus domesticus)
Dalam sistematika binatang (sistematika zoology) ternak ayam dapat disusun sbb.
Kingdom    : Animal  (Binatang)
Phylum                : Chordata (Binatang bertulang                                     belakang)
Class           : Aves (Burung).
Order         : Galliformes (Burung dengan bulu pengait)
Family       : Phasianidae (Burung berparuh dan  berjalan ditanah)
Genus         : Gallus (Ayam Hutan).
Species       : Gallus domesticus (Ayam hutan yang  dijinakkan).
Kalau ditilik dari asal usul ayam-ayam yang ada sekarang diduga berasal dari ayam-ayam liar (Wild-fowl) atau ayam hutan dari Gallus species.
Adapun  gallus species yang memungkinkan adanya ternak ayam sekarang ini ada 4, yaitu :
      Gallus gallus
    Dikenal dengan Gallus bankiva, gallus ferrugenius, Red Jungle Fowl.
    Tempat hidup disekitar hutan india, Burma, Siam (Muangthai), Chocin China (Indo China), Filipina, Malaysia dan Sumatra Barat.
      Ciri-ciri :
    Bulu Utama pada ekor 14 helai, Jengger satu, pial dua, Badan relatif kecil dibanding dengan ayam sekarang, Jantan Bulu pada bagian leher, sayap dan punggung berwarna merah, sedangkan bagian dada dan badan bawah berwarna hitam. Pada Betina bulu berwarna coklat bergaris hitam, Telur kecil berkulit merah kekuningan.
Gallus lafayetti
    Dikenal dengan Ceylonese Jungle Fowl.
    Tempat hidup disekitar Pulau Ceylon (Srilangka)
      Ciri-ciri :
    Mirip Gallus gallus, hanya Bulu Jantan Bulu pada bagian leher, sayap dan punggung berwarna merah, sedangkan bagian dada dan badan bawah berwarna Oranye. Pada bagian tengah jengger warna kuning dikelilingi merah, Kulit telur berbintik-bintik.

Gallus sonneratti
    Dikenal dengan Grey Jungle Fowl.
    Tempat hidup disekitar hutan india bagian barat daya dari Bombay sampai Madras.
      Ciri-ciri :
    Mirip Gallus gallus, hanya pada bulu ada aspek warna abu-abu. Kulit telur kadang-kadang berbintik-bintik.
Menurut Teori asal usul terbentuknya bangsa-bangsa ayam sekarang dikenal 2 teori yaitu :
Teori Monopyletic
Dikemukakan oleh Charles Darwin (1868), dimana dikemukakan bahwa yang menurunkan bangsa-bangsa ayam sekarang adalah jenis (species) gallus gallus.
Alasan :
      Gallus gallus mudah dikawinkan secara bebas dengan bangsa ayam yang ada sekarang, sedangkan ketiga jenis yang lain sulit dilakukan.
      Filia Pertama (F-1) antara Gallus gallus dengan bangsa ayam yang ada sekarang biasanya bersifat subur, sedangkan ketiga jenis yang lain bersifat mandul.
      Pada ayam-ayam seperti Brown Leghorn dan Black Breasted, Red Games dalam beberapa hal terutama warna bulu mirip dengan gallus gallus.
      Dari beberapa percobaan perkawinan pada ayam-ayam jinak sewaktu-waktu terdapat keturunan seperti Gallus gallus (Reversion)
Teori Polypyletic
Teori ini mengemukakan adanya 2 kemungkinan mengenai terbentuknya bangsa-bangsa ayam sekarang.
      Pertama : Kemungkinan dibentuk oleh lebih dari  satu jenis yang ada dan
      Kedua  : Kemungkinan dibentuk oleh jenis yang ada sekarang dengan jenis lain.
      Alasan :
    Bangsa  bangsa yang terbentuk di kelas Mediteranean mungkin diturunkan oleh sekurang-kurangnya 2 jenis dari 4 jenis yang ada, sedang bangsa yang ada di kelas Asia kemungkinan diturunkan dari nenek moyang jenis ayam yang telah punah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar